Wednesday, March 28, 2012

Sepenggal...

"Aku bisa berbuat apa saja, kapan saja, dan... Aku... tidak membutuhkan bantuanmu"



Suara itu membangunkan tidurnya pagi ini. entah darimana asal yang empunya suara. ia terdiam, tiada kata, hanya air mata. terlihat jelas ada pelabagai beban, beraneka ragam, berdesak desakan, meminta tempat di otaknya yang sudah padat. ia diam dan sesunggukan. tiada keriput di wajahnya yang kusut, ia masih muda, masih belia, ia seorang gadis yang beranjak dewasa, atau entah mungkin sudah dewasa. dewasa bukan karena saatnya, tapi dewasa karena memang harus ia jadikan dirinya. ibarat buah, ia si buah karbitan.

Ia bangun dari tidur namun tak beranjak, ia masih duduk diam, pikirannya padat, matanya makin basah, baju ia alaskan untuk menyapu laju air yang membanjiri pipinya yang chubby.

"Aku....sudah tidak kuat lagi, aku letih" ku dapat dengar kata kata itu jelas, walaupun tak ia ucap secara lugas. Tanpa ia bicara, aku dapat rasa, tanpa ia bicara, aku tau ia lelah. terlihat dari raut muka beberapa hari kebelakang, ia muram, tak semangat. tak seperti biasanya. tak ceria.

"Aku tau, bertahanlah sebentar, tidak kah kau mintakan padaku kekuatan?" kembali ia mendengar suara itu, suara yang ntah darimana. suaranya lembut, menenangkan, menguatkan, namun membuat semakin lama, semakin besar isakannya, isakan si gadis karbitan, begitu aku menyebutnya.

"Me..minta? bukan hanya kekuatan yang kubutuhkan!! Kau tau, pasti kau tau apa yg menjadi beban. semua ini berdesakan, minta dibukakan jalan agar terselesaikan." ia tertunduk, di posisi yang sama, dengan irama tangis yang mulai tak karuan. emosi perlahan lahan ia keluarkan, seperti tak mampu ia kendalikan.

"Dibukakan jalan? tidak kah kau lihat apa yang aku tunjukkan? kemanakah arahan? tak jelaskah lampu lampu yang kunyalakan di kala gelapnya hari yang kau lalui dengan setumpuk beban?"

"....................."

"Kekuatan, itu yang akan kuberikan, melebihi jawaban jawaban yang kau inginkan, karena itu akan jauh lebih berguna bukan hanya untuk satu diantara seribu beban yang kau punya, namun kekuatan juga berlaku dalam segala aspek kehidupanmu nantinya. apalah arti jawaban pada tiap persoalan, tanpa adanya kekuatan yang kuberikan, tidakah nantinya kau bisa menjadi lemah kembali, dan tak ada aksi untuk mengatasi?"

"Ku tau, apa yang menjadi bebanmu ialah hanya sebuah permasalahan sepele itu dimataku, Ku bisa menyelesaikannya hanya dengan sekali kedipan mata, ku bisa menyelesaikannya hanya dengan sekali tepukan tangan, atau bahkan satu jentikan jemari. Tiada satu diantara seribu bebanmu yang terasa sulit untuk ku selesaikan."

"Lalu taukah kamu kenapa kuizinkan kamu untuk rasakan berbagai beban? agar kamu terus mencari aku, meminta minta kepadaku, agar kamu menjadi pengemis jawaban atas tiap permasalahan HANYA kepadaku! bukan kepada yang lain, agar engkau tak mendapat malu!"

"Taukah kamu kenapa kuizinkan kamu untuk rasakan berbagai persoalan? agar kamu terus menggantungkan hidup dan berserah penuh kepadaku! karna aku yang menyutradarai bahkan mensponsori kehidupanmu! pernahkah aku telat untuk mengarahkan, acting apa yang harus kamu lagakan? dan pernahkah aku biarkan kamu kehausan setelah berperang melawan segala beban?"

"Pernahkan satu detik dalam dua puluh empat jam engkau terlepas dari pengawasanku? dikala ngkau tertidurpun berkat berkat ku turun atasmu, penjagaanku ketat terhadapmu. lihatkah betapa aku bertanggung jawab penuh atas hidupmu. sekalipun kamu lupa pamit ketika kamu ingin memulai pagi atau mengakhiri hari."

"Kuatlah dalam segala beban yang kupercayakan dan kuletakan dalammu. Aku yang memampukan, dan kamu harus bertanggung jawab untuk selesaikan. Aku sudah memberimu arahan! jalankan! Aku sudah memberimu kemampuan! pakai! maksimalkan! tidak satupun alat perang yang tak kuberikan padamu untuk melawan sgala musuh di akhir jaman ini bukan?"

"Taukah kamu siapa musuh terutama yang pertama harus kau kalahkan? dirimu sendiri, kelemahanmu, pikiran negatifmu, ketidak percayaan dirimu atas dirimu sendiri, bahkan kepada Aku! berdamailah dengan diri sendiri. bersahabatlah. jagalah hatimu dengan kewaspadaan, isikanlah pikiranmu dengan hikmat yang kuberikan."

"Jangan pernah ragu, jangan pernah takut, aku ini menyertai, aku ini ada dalam dirimu sendiri."
"Jangan tergantung pada obat obatan, tergantunglah padaKu."
"Jangan mudah percaya pada siapa saja, percayalah padaKu."
"Jangan berdusta, jangan berbicara yang tidak nyata."
"Hiduplah sederahana, jangan menyombongkan harta. ingat Aku yang lebih kaya saja tidak segitunya"
"Jangan membenci diri sendiri, jangan jahati, jangan berbuat segala hal diluar dari kasih yang Ku ajarkan, yang kutitipkan padamu untuk kau sampaikan, agar semua orang dapat rasakan."

"Terlebih, jangan lupakan apa yang Kuperkatakan. Aku tak butuh ucapan tanda kau mengerti, Aku tak butuh anggukan untuk kau peragai, Aku tak butuh pemfikiran manusiamu untuk mengerti jalan pikiranku, karena akan sulit bagimu untuk menyelaminya. intinya Aku tak butuh bantuanmu. sebaliknya kaulah yang butuh, bahkan lebih dari sekedar itu"

aku melihat ia si gadis karbitan, mendengarkan tiap suara dengan seksama, pun ia masih sesunggukan, namun lebih tenang. ia tau apa yang harus ia lakukan sekarang ini, ia sedikit mengerti walaupun tak sepenuhnya ia dapat selami, terlihat ia semangat kembali, terlihat kembali ia ingin beraksi melawan segala beban, menyelesaikan pertandingan kehidupan dengan cekatan, ia tak ingin menyia-nyiakan kekuatan yang diberikan. ia menaikan kepala, melihat kaca. dan ia itu.....Saya.
Read More

Monday, March 19, 2012

Forever Young, Forever Friends!




 Miles sets us apart, but we are close in the heart!

Kita sudah besar - besar yah (apanya?) itunya (apadeh?!) badannya, nyaah! hehe.
Kita makin gede yah (apanya?) itunya (apadeh?!) gede pengeluarannya, nyaah! haha.
Kita makin wow yah (apanya?) itunya (apadeeh?!) auuu ah!! mueheheheheh.


Too sweet! isn't it? :*

Ada segurat senyum di wajah, begitu mengetahui seseorang sahabat kami, akan menikah. Terlihat dari Display picture blackberry nya. ia tampak bahagia. aku senang melihatnya. Meditya. Orang yang sudah kami duga akan lebih dulu menikah bersama si pasangannya ;) Usia pacaran mereka memang sudah terhitung lumayan lama, dan aku pun yakin, dari awal mereka sudah mempunyai satu visi yang sama. menikah!

Waktu memang begitu cepat. kembali ku membuka album album lama yang berisikan foto kami saat masih SMA. tidak terasa, bagaimana semua berubah. aku saja tak menyangka sekarang aku akan seperti ini jadinya. kejadian demi kejadian begitu lucu ketika bersatu membentuk masa kini yang begitu asik untuk ditelusuri.

Masih ingat bagaimana kami SMA, bergosip ria, kadang berbagi tawa, dan kadang juga kami berbeda. pernah ada masalah, pernah salah satu dari kami ada yang malas bicara dengan yang lainnya. pernah ada yang sibuk dengan pacarnya. pernah ada yang lupa kumpul bersama. pernah ada yang absen terus terusan saat jam istirahat tiba (eh, itu siapa sih orangnya! parah amat dah! HAH?! APA?! guaaa??!!) *ketawa aja deh gua* hahahahahaha!

Masih ingat bagaimana kami SMA, jalan bersama, selalu di Mall yang sama juga, MKG! lucu mengingat masa lalu. dimana kami saling menggosipi orang orang sekitar hanya untuk sekedar bahan tawa, atau memang kami dahaga untuk menggosipkannya. Masih ingat juga, bagaimana kami belum fasih menggunakan maskara, dan perihal wanita lainnya, masih ingat juga apa hobi kita, berfoto studio sama sama. entah mungkin kalian lupa, kita pernah alay juga bukan?! HAHAHAHAAA!! sudahlah. alay memang masa transisi.

Masih ingat bagaimana kami SMA, saling  bercerita, tentang apa saja, hal hal konyol pengundang tawa, hal hal "tabu" yang diceritakan oleh yang "AHLI" di bidangnya *poke .......* *senyum nakal* hahaha! tak jarang kami cerita mengenai keluarga, kami terbuka menceritakan masalah, menjadi pendengar yang baik, mencari solusi bersama. tak pernah lupa bagaiama masing masing kami pun mempunyai kisah cinta yang berbeda satu sama lainnya.

Masih ingat bagaimana kami SMA, jajanan apa yang paling kami suka. lidi - lidian, chocolatos, makaroni, nasi ayam (yayayayaaaa), masih ingat juga sebesar apa bentuk rupa si ko acit yang sampe sekarang masih berjaya. Masih ingat juga loh, disaat males sama pelajaran, pura pura sakit, amprokan deh di UKS. ah! masih ingat juga, gimana serunya ngejailin ibu guru yang unyu satu itu! siapa namanya? Haaaa... Haaaaa.. Hariiii... (ah! au ah! lupa!) hahaah! Masih ingat juga sih, gimana serunya ujian ujian tengah, disaat kami saling tunggu ketika yang satunya sudah selesai mengerjakan ujian terlebih dahulu.

Sekarang, kami saling sibuk. kami saling tak punya waktu, kami susah sekali untuk bertemu. aku rindu masa masa istirahat kedua ketika disekolah dulu. dimana waktu itu amatlah mudah untuk kami bertemu di kantin yang jualannya itu itu melulu. di kantin yang kadang kita males untuk berada di situ hanya karena males rambutnya bau aroma kantin. ;")

Sekarang, masing masing kami tak sering lagi main ke MKG, kami sudah punya tempat tongkrongan dan jajahan tersendiri. kami ada yang terpencar disana dan dimari. kami juga sudah tak cangguh mengenakan maskara, bahkan kami tambahkan dengan bulu mata palsunya.

Sekarang, masing masing kami mempunyai jajanan tersendiri, sudah tidak nasi ayam lagi, ataupun bakmie. bahkan ada yang diantara kami lupa mengunyah makan siangnya, sangking sibuk bekerja. (heh! jaga kesehatan loh yah!) :p

Terlintas sejenak di otak mini ini, aku rela rambut ini terkena bau kantin, jika itu dapat menggabungkan kami kembali, hanya untuk sekedar bercerita, bercengkrama. aku rela rambut ini terkena bau kantin, jika di waktu itu saja kita dapat menghabiskan waktu bersama. Blackberry memang bisa menjadi penyambung lidah, kita masih bisa chat, Twitter juga bisa, kita bisa saling mention. tapi tetap saja, semua itu terbatas. yang kita butuh itu waktu. dimana waktu mu, waktu ku, waktu masing masing kita yg tak terikat oleh padatnya aktivitas.

Sekarang semuanya sudah mempunyai kehidupan dan pasangannya masing masing. Meditya dengan William-nya, Gladies dengan Mas Ari-nya, Ce Lenny dengan Ko Danielnya. Aku, Steffi, Yenni. Ah! jangan ditanya! Mari kita nangis dan korek korek tanah dipojokan. hehehe. canda!

Yasudah ah! itu saja! kalo kalian baca nyah! tolong adakan waktu yah. aku kan rindu *pukul pukul manja* *cute cute mesra*  Eh tuh kan! tuh kan! yaudah aaaaah... ;p

Ket. foto:
1.) Foto terbaru 2011
2.) Foto tahun 2010
3.) Foto tahun 2009
4.) Foto tahun 2006

N.B: setelah gua perhatiin, rambut gua ga pernah beda tatananya. *brb ke barbershop dah* -______-"
Read More

Sunday, March 18, 2012

The Born This Way Ball !!!


Finally after been waiting for so long, Mother Monster, Lady Gaga will be come to Indonesia, Jakarta! to held a concert! and yes! as her biggest fans! (well, one of her biggest fans!) DIE - HARD - FANS! me and also my bebo, Steffi! who has the same high enthusiastic to watch the concert, find out how to buy the tickets before sold out! we don't wanna miss a thing!

 #jreeeng! take a "few" snaps! before queuing

me with my megawatt smile! and bebo with her sleepy poker face :p

After we tried to find out, how to get her ticket, we heard, The promoter will make a Pre - sale on Saturday, 10th March 2012 at FX Senayan. We finally begin the long queue from 10 am  till 06 pm. (well, this is what we called worthy!) Everything goes like what we expect before! we are not alone, not only me and bebo who has the sense of enthusiasm! Many monsters also lined up there! And I guess that is not going to be rainy! without armed with umbrellas, and finally we were limp, we were get wet! But the situation in the queue was so funny! I'm so excited for that one. I'm just forget about getting wet or even were limp! I meet up with a lots of new friends there! What a day! Epic!

What a very long loong queue! everyone busy with their things! yes! blackberry! tweeting, I guess!

crawling in the crowd queuing! *pheew*

trust me! there's a lots of touts there! and a pickpocket maybe :p

AND FINALLY AFTER QUEUING FOR 8 HOURS! AFTER WE GOT WET AND LIMP!!

TARAAAAAAA!!!! THE LADY GAGA'S TICKET
THE BORN THIS WAY BALL!!

But, after we got the tickets, last night, I heard that FPI claim "Lady Gaga is illegitimate!!" What are they thinking about. I don't get the point, I just can't reach their mind. Poor them! they are too busy to block all of the things or anyone that they deem as a threat which will impact the morals of the nation! rather than focusing to repairing the mindset of the nation.

I think that they should be more focusing their mission to change the perception. fix the mindset, fix the object, not the subject! And If, Lady Gaga's concert will be canceled. you'll see what Monsters gonna be!! you'll get RAWR!!
Read More

Friday, March 16, 2012

Tanda Tanya (?)




Kemana aku waktu itu.
Kenapa baru sekarang kita bertemu.
Kemana kamu saat itu.
Ketika ku disitu, kamu malah disana, jauh.
Hari apa pada saat itu.
Ketika kau sedang disana,
Yang jaraknya hanya beberapa langkah saja sebenernya, namun aku sedang tak berada disekitarnya.
Jam berapa waktu itu, detik keberapa-kah tepatnya.
Kenapa tidak ada moment untuk kita saling bertatap mata.

***

Kenapa waktu itu aku tak berada di sekitar sana. ini masih penuh tanya.
Kenapa waktu itu kamu tak ada, ketika aku berada disekitarnya.
Kenapa waktu ku dan waktu mu tak dapat bertemu. kenapa harus terjadi selisih waktu.

***

Kenapa baru kini kita saling ketahui nama.
Kenapa baru kini kita kenal, dan saling bercengkrama.
Kenapa baru kini kita kenal, lewat kejadian yang sederhana. yang tak terduga.

***
Kenapa baru kini kita berjumpa, disaat aku mengambil sikap tuk tak mudah menjatuhkan hati begitu saja.
Kenapa baru kini kita berjumpa, disaat aku sudah muak akan cinta anak muda.
Kenapa baru kini kita berjumpa, disaat seluruh hati sudah mati dan susah untuk hidup kembali.
Kenapa baru kini kita berjumpa, disaat raga tak butuh belaian siapa siapa.
Kenapa baru kini kita berjumpa, disaat rasa tak butuh dimengerti.
Kenapa baru kini kita berjumpa, disaat aku sudah lupa bagaimana cara mencinta.

***

Sampai kapan kamu mau sendiri?
Tidakkah sepi?
Sampai kapan kamu mau mandiri berlebih?
Tidakkah butuh juga bantuan tangan dari orang yang sepadan?
Sampai kapan kamu mau berkawan?
Tidakkah pacaran terdengar juga mengasyikan.
Sampai kapan kamu mencari?
Tidakkah kau menemukan?
Sampai kapan kamu menutup pintu?
Tidakkah ada yang mengetuk dan menunggu?
Sampai kapan melewatkan kesempatan?
Tidakkah kamu mau mencoba merasakan?
Sampai kapan membanding bandingkan?
Tidakkah yang berbeda, terlihat penuh warna?

***

Kapan hati ini mampu hidup kembali.
Maukah kamu banguni?
Kapan hati ini mampu bergedup kembali.
Maukah kamu menjadi Disc Jokey?

***
Kalau ada,
yah mana?
Kalau ada,
yah siapa?
Kalau ada,
dimana?
Kalau ada,
Dia?
Kalau ada,
ah masa?
Kalau ada?
Yakinkah?
Kalau ada?
Mau?
Kalau ada?
Bisakah dirinya?
Kalau ada?
Mampu?
Kalau ada?
Kemarilah. aku tunggu


Sekian pertanyaanku. apa pertanyaan dalam hidupmu?
Read More

Wednesday, March 14, 2012

Cosmic Coincidence

Gue percaya bahwa ada satu kondisi yang bernamakan "tidak sengaja" yang biasa kita sebut "kebetulan".

Padahal Kebetulan pun ialah datang dari Tuhan namun disampaikan secara anonim olehNya! agar menjadi bahan pertanyaan  kpd diri sendiri : "Kebetulan ini hadir karna spontan atau memang rancangan tangan Tuhan?"

Bukan suatu kebetulan ketika Tuhan memberi jalan untuk memisahkan hubungan. Bukan suatu kebetulan ketika Tuhan membiarkan kita masuk dalam pencobaan.

Kebetulan ialah potongan kejadian kejadian hidup yang beralasan!

Kalo delapan bulan yang lalu, tidak terjadi. Kalo delapan bulan yang lalu semua masih baik adanya sampai saat ini, gue yakin gue ga akan jadi begini. hidup gue pasti ga akan berubah. hidup gue pasti akan biasa biasa saja.



***
Saat kita diperhadapkan sama yang namanya masalah, memang ga saat itu juga kita mengerti alasannya. saat kita diperhadapkan sama yang namanya masalah cenderung kita bukan mencari tau alasan dibalik semuanya, tapi kita lebih cenderung marah. kecewa. dan akhirnya mempersalahkan siapa saja atas kejadian yang menimpa. titik paling parah ialah ketika kita menyalahkan Tuhan, dan mengatakan bahwa Ia tidak adil, atau apalah. *hela nafas*

Pasti kalian sering denger dong, ya kan, ya dooong... kata - kata ini:
"Rancangan Tuhan selalu indah pada akhirnya"
tapi sebenernya kalimat ini ga selesai sampai situ aja, kalimat lanjutannya  (yang menurut gue adalah bagian pentignya) ialah:

"Hanya saja, manusia tidak dapat menyelami Rancangan-Nya"

#DAARRR!! #TARAKDUNGCESS!

Andai saja kita dapat mengerti, menyelami apa rancanganNya atas hidup, pasti saat itu kita ga marah, ga kecewa, dan ga harus mempersalahkan siapapun atas kejadian yang menimpa. Kaya yang gue alami, mari kita flashback ke delapan bulan lalu. dimana semua terlihat abu abu. bahkan cenderung gelap. saat dimana gue ga mengerti dan ga memahami apa yang Tuhan mau kasih ke gue di akhir nanti. untungnya saja, setelah sempat beberapa bulan menyentuh titik terendah dalam hidup, perlahan namun pasti belajar bangkit kembali. dan sekarang pelan pelan Tuhan pun mulai singkapkan, apa maksud dari semuanya. apa maksud dari 8 bulan yang lalu Tuhan izinkan gue alami. saat ini gue dipertemukan oleh banyak orang orang baru. orang orang yang sudah pasti nya belum tentu akan gue kenal kalo saat itu semua keadaan masih baik baik saja.

Unik bagaiamana cara Tuhan nyata mengatur semua. mengatur waktu ku dengan waktu mereka. dan akhirnya mempertemukan kita. Unik bagaimana cara Tuhan nyata mengatur perbincangan kita atas beberapa kesaamaan yang kita suka dan kita bahas sampai tiada habis dan bosannya. Unik bagaimana cara Tuhan nyata mengatur dunia nya yang jauh berbeda dengan dunia gue hingga kita akhirnya berbagi cerita, dan saling mengisi, melengkapi.

Kini, baru gue sadari betapa Tiap kejadian yang gue alami itu mempunyai alasan alasan yang lebih dulu Tuhan mengerti dan Tuhan simpan sendiri. Tujuannya ga lain ga bukan, cuma untuk membiarkan kita bertanya senantiasa sama Dia, sampe akhirnya Ia menyingkapkan sedikit demi sedikit.

Kini, gue suka dengan keadaan nyata yang sekarang. gue sudah cukup bahagia dan bersyukur atas segalanya. Gue suka orang orang baru yang gue kenal ini. Gue suka bagaimana mereka dengan karakter mereka masing masing, membuka paradigma. Gue suka bagaimana mereka dengan dunianya yang berbeda dengan gue menjelaskan bahwa inilah hidup di dunia. Gue suka bagaimana kelebihan mereka yang ga gue punya dapat menjadi inspirasi dan bahan pembelajaran buat gue ini. Gue juga suka bagaimana kelebihan yang ada di diri gue ini barangkali dapat menjadi inspirasi tersendiri buat mereka. Gue suka bagaimana mereka mereka menggoreskan sebuah lengkungan di wajah. menghasilkan senyuman terindah.

Ah! pokoknya gue terlalu jatuh hati dengan tiap cara Tuhan mengatur semuanya.. sebuah cosmic coincidence yang indah. sempurna ;")
Read More

Sunday, March 4, 2012

Pura Pura Tuli

People nowadays, makin lama makin jadi. makin lama makin asik untuk mengisengi kehidupan orang lain, sampe mereka lupa untuk membenahi diri mereka sendiri. dan itu LUCU, bikin GELI!

Lama bertumbuh di tengah tengah orang yang keras, membawa gue dalam laju yang begitu cepat sehingga seringkali bertabrakan dengan batasan - batasan. Batasan - batasan otak mini gue ini selalu mikir semua orang baik adanya. selama ini stereotype di otak terhadap orang orang diluar sana ibarat malaikat tanpa sayap. Tapi ternyata Heloooo ari! this is a wild wild world you live in. Plak! and again, I have to face the reality! it snaps me!

Kecewa! iya. Aneh! tepat. ga nyangka! sempurna.

Gue ga pernah bayangkan gimana ketika gue harus bertabrakan dengan batasan batasan pikiran dari otak gue yang mini ini. sehingga ketika segala sesuatunya terjadi di luar dari ekspektasi ataupun hal hal yang ga sejalan dgn apa yang ada di pikiran, gue langsung  tercengang dan seperti yang gue bilang tadi, ada rasa kecewa, aneh, dan ga nyangka.

Kemana populasi orang orang yang masih baik adanya, yang masih tulus hatinya, yang masih seneng liat orang seneng dan susah liat orang susah? kemana? berimigrasikah? atau punahkah?

Sadar ga sih? ga usah ngomongin entire world deh, ambil contoh negara ini, oke fine! masih ke-gede-an? di Jakarta ini deh. (pas?) oke, lanjut, lae!

Di Jakarta ini, yang mau punah, yang hampir punah bukan komodo ajaloh!
Di Jakarta ini yang mau punah, dan mungkin sudah punah adanya ialah orang orang yang masih punya hati nurani! orang orang yang masih punya integritas dan kadar hati yang masih mayan bersih. orang orang yang masih seneng karna liat kesenengan orang lain , dan susah ngeliat orang lain susah. orang orang kaya gitu seakan punah, gitu aja. Jakarta juga bukan sumpek sama polusi aja, tapi juga sumpek sama kebulan nafas orang orang yang sudah mati hatinya.

People nowadays, love to judge! secara langsung ataupun ngga, secara sadar ataupun ngga.
"Don't judge a book by it's cover" it's only a quotes! yes! it is! Semua orang secara membabi buta, dengan seenaknya me-judge orang dari apa yang dilihat oleh matanya. dan orang - orang seperti itu, sudah ketauan. pasti jarang baca buku. karena kalo orang sering baca buku, pasti tau. mereka harus baca sinopsis terlebih dahulu untuk mengambil kesimpulan, dan untuk berkomentar kira kira seperti apa isi dalamnya. Hasil dari baca sinopsis- pun juga membuat kita cuma bisa mengira - ngira loh! karena ga pernah ada sinopsis yang menceritakan endingnya (kalo ada bakar aja tuh buku? bikin malu! bikin ga laku!)

Fakta selanjutnya. even akhirnya kita baca buku tersebut, kita bahkan ga bisa langsung tau dan sometimes we have to re-read, over and over again to get well known about the book! and the other amazing things is, selalu ada pemahaman yang berbeda, ketika kita baca sebuah buku yang sama. such an amzing thing eh?

Kenyataan bahwa, standart hidup dunia itu berbasiskan oleh apa yang menempel pada tubuh kita, sama apa yang terlihat cuma oleh mata aja, membuat orang berlomba lomba untuk mengemas dirinya secara sempurna. sampe akhirnya lupa bahwa bukan apa yang menempel pada luaran tubuh kita, tapi lebih ke apa yang terpancar dari hati ini!! Orang akan saling bermegah, saling ga mau kalah. sampe pada akhirnya ketika melihat ada orang yang lebih bisa (karena memang mereka usaha) irih-lah hati mereka. Pathetic isn't?

Hasil produksi dari hati yang penuh irih adalah menjatuhi, mengomentari. sehingga apapun yang orang lain lakukan, sebener apapun, se-layak apapun hasil yang dia dapet akibat kerja keras dirinya sendiri dianggap sebagai sebuah hal aneh, sebuah hal yang salah, yang ga sewajarnya. Plak! What kinda' species you are heh? Human? Really? I don't think so! :(

Ini sedih. dan ini nyata!

Sampe akhirnya gue mencoba mengerti, jalan keluar yang terbaik untuk menanggapi orang orang nowadays yang entah hati dan otaknya masih waras atau ngga ialah "PURA - PURA TULI"

IYA! tepat! betul sekali.

Tau kan? pura pura tuli! pura pura ga denger!karena nyatanya omongan - omongan mereka yang cenderung pedas, cenderung nyakitin, itu bisa bikin patah, dan ironisnya bisa melumpuhkan kita. melumpuhkan semangat kita. pernah denger kan ketika seorang buta ditanya, apa hal yang paling ironis selain ga bisa liat? dan dia jawab kehilangan VISI. Ketika kita hidup hanya untuk mendengarkan apa kata orang lain (apalagi kata kata dari orang yang notabene susah liat orang seneng, dan seneng liat orang susah) kita akan cenderung jadi orang yang kebanyakan berenti, kebanyakan mikir, dan akhirnya kehilangan visi.

Heh! inget! Waktu, detik, akan terus berdetak ga perduli even kalian diem di tempat! waktu akan berevolusi menjadi hari dan hari akan terus berevolusi membawa kita masuk dalam perubahan demi perubahan, dan bayangin kalo kita terus fokus sama apa kata orang (khususnya orang yang bertujuan untuk menjatuhkan)

Pura - Pura tuli disini, mengajarkan kita untuk fokus sama apa yang menjadi visi hidup kita.
Pura - Pura tuli disini, mengajarkan kita bijaksana untuk memilah kata mana yang harus kita dengar, dan kata mana yang harus kita abaikan.
Pura - Pura tuli disini, mengajarkan kita untuk memilah, mana sautan yang perlu kita tanggapi dan kita acuhi.

P.S : kita boleh pura - pura tuli. tapi jangan pernah pura - pura buta. harus tetap pasang mata. aware sama keadaan sekitarnya lohya!
Read More

YESTERDAY

Pagi di hari ini, cerah, dan gue coba injeksikan ke pembuluh darah, berharap suasana hati bisa nepa, ikutan cerah. karena kayanya terlalu mendung mengingat gue ialah kaum labilian.

Ok. Pagi ini gue melakukan beberapa kesalahan, yaitu salah pilih Playlist lagu! dan ga nyangka betapa besar pengaruh playlist lagu itu ke mood gue yang makin ngaco arahnya (macam poni andika kenjeeen ben). seperti salah satu lagu yang ini nih. The Beatles - Yesterday.

Udah deh, mau liat betapa dampak besar dalam kesalahan milih playlist? ini dia dampaknya! gue jadi males ng-blog. gue males bikin postingan apa2. oke, gue ga mood ah. #sekiyan


Yesterday, all my troubles seemed so far away
Now it looks as though they're here to stay
Oh, I believe in yesterday.

Suddenly, I'm not half to man I used to be,
There's a shadow hanging over me.
Oh, yesterday came suddenly.

Why she had to go I don't know she wouldn't say.
I said something wrong, now I long for yesterday.


Yesterday, love was such an easy game to play.
Now I need a place to hide away.
Oh, I believe in yesterday.
Read More
© 2012 Eyeglasses by Ms Tjiang. Powered by Blogger.

© e y e g l a s s e s !, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena