Tuesday, January 24, 2012

Jalan Jakarta Raya Itu Keras, Jendral!

Ok, berita yang cukup tragis telah gue denger kemaren. Menceritakan mengenai seorang wanita tambun yang melibas habis 9 orang dalam kecepatan berapa hit/second. well, my deep condolences to hear that. :(

and actually, I try to figure it out. apasih penyebab kecelakaan rakus tersebut. setelah gue coba amati memang terdapat beberapa fakta yang gue yakin kita semua tau. ada beberapa kesamaan sifat antara pengendara kendaraan bermotor dengan pejalan kaki. mereka sama - sama ga mau ngalah!
(terlepas dari kasus ini yah, manteman. terlepas dari faktor apa yang membuat wanita tersebut bisa menabrak dan lain sebagainya. kasus ini hanya menjadi tolak ukur buat gue. yang mau gue bahas disini adalah penyebab lakalantas yang biasa terjadi di Jakarta Raya ini.)

Ke-tidak-mau-kalah-nya kita ini membuat bentrok antara pejalan kaki dengan pengedara. that's the point.

Pernah gue melewati jalanan deket Pasar Baru (Jakarta Utara) sana, dan mendapati dua bocah sedang lari - larian ala ala bollywood ga jelas. otomatis gue tintin-nin dong. (klaksonin.red). ga berapa lama setelah bunyi tintinan gue. gue denger mereka nyaut. well, lebih tepatnya nereakin gue yang mungkin telah menghancurkan koreografi bollywood mereka.
dan serasa gue ke-pause dan mikir.
*capslok*

KOK MEREKA LEBIH GALAK DARI GUE? KOK DIA MALAH MARAH?

*capslok*

heran gue. heran bener! kenapa mereka yang jadi ngoceh gitu. jelas - jelas mereka yang salah gitulo. apakah pantas mereka melakukan lari lari ala bollywood di tengah jalan. gimana kalo (amit amit) *ketok meja* KETABRAK!
hello, meeen! itu buat gue ga bisa makan selama 1 jam kedepan! gue ga habis pikir.

dan, setelah gue telusuri ada benang merah loh antara Jalan Raya Jakarta dengan Kehidupan Kisah Cinta Anak Muda. (eaaaaaaa)

inilah gue. gue selalu dapet inspirasi dari jalanan jakarta, dan terutama ketika gue lagi galau sambil nyetir di malam hari. *sisir poni*

Begini.
jadi inti dari semuanya ialah pengertian! kan seperti yang gue bilang tadi. ketika ga ada toleransi antara pengendara dan pejalan kaki. ketika ga ada saling ngerti. pasti akan berhujung kepada tabrakan. Bayangin kalo ada orang ngebut karena kebelet boker! pasti dia bakal melaju dengan kecepatan berapa ratus km per jam dong?! trus disatu sisi ada orang yang nyebrang sembarangan ga mau ngerti! disaat keadaan saat itu lampu jalan berwarna ijo! yang seharusnya dia berenti!!

Nah! tangkep yah kata kata yang gue pertebal!
Awalnya pengertian dimulai dari adanya keterbukaan!
well, emang sih kita ga mungkin teriak teriak buka jendela kaca mobil sambil nge-gas dalem - dalem
terus tereak " MISI WOOOY, GUE KEBELET BOKER..!!! UDAH DI UJUNG PENANTIAN!!!!"
ga mungkin. tapi kalo kita aplikasikan dalam hubungan, bisa dong kita bicarakan!
bisa kan kita terbuka satu sama lain sama pasangan, tentang apa sih maunya kita, sehingga ada komunikasi yang jelas antara two of us. ketika semua jelas dibicarakan gue yakin akan muncul pengertian untuk mengelakkan "tabrakan"

Dan, sorry to say, itu tadi kalo kita bisa saling pengertian. nah kalo ga bisa? yah, akan terjadi tabrakan itu tadi! tabrakan itu sakit kan, yang kuat akan tabrakan itu dapat bertahan, yang ga kuat akan meninggal *mati*
seberapa kita mampu mengerti kepribadian satu dengan lainnya. seberapa kita mau mengerti apa maunya pasangan kita. dan ga dipungkiri sih adanya tabrakan tabrakan kecil yang terjadi. ketika udah sering terjadi tabrakan tabrakan kecil, tinggal depends on us! seberapa lama kita mampu bertahan atas tabrakan tabrakan kecil yang ada. Kalo ibarat mobil sih, mungkin efeknya penyok. ketika kita udah "penyok" akankah kita berganti ke mobil baru. atau mencoba memperbaikinya?

 Kalo semuanya saling pengertian, indah yaaaa.. *wink*
Read More

Tuesday, January 17, 2012

I won't stop!

Yes, I won't stop to do what I wanna do.
I do what love, I do what I want.
I just don't wanna regret my life in the million years later.
I'm the owner of my own life (beside God).

Gue ga mau jadi orang yang biasa - biasa aja!
Gue ga mau jadi orang yang hanya punya nama tanpa makna.
Gue masih muda. Hidup untuk meninggalkan sebuah tanda. Sebuah karya.

etsaaaaahhh...!

So, berikut ini cuplikan suara gue, yang gue kemas dalam bentuk em-pe-trih.
Gue lagi demen - demen nya nih sama King Of Leon.
dan gue jatuh cinta sama lagu ini : Use Somebody.
Pasti kalian udah pada tau dong lagu ini dong.

(WHAAT?? MASIH ADA YANG GA TAU HARE GENEEH)
*kabuuurrr naik odong odong*

Ok.
Bagi yang udah tau. selamat menikmati suara gue yang uhuk lumanyan dari pada lumanyun inih.
buat yang belum. perkenalkan *uhuk* gue Ari, akan membawakan sebuah lagu yang berjudul Use Somebody.
Cekidotiiiii!

Ms Tjiang - Use Somebody (Cover).mp3

Read More

Monday, January 16, 2012

An Eraser

Semenjak gue beranjak kuliah, dan memasuki dunia kerja.
Semua berubah.
Pola pikir yg tadinya segitu gitu aja, mengalami updgrade-an.
Attitude yg tadinya kekanak - kanakan, berevolusi menjadi sedikit dewasa.
Cara berpakaian yg tadinya menggunakan celana cutbray nan gombrong jadi celana hipster yg skinny.
Semua berubah.
Dari yg tadinya curhat pake diary, sekarang beralih ke blog.

Blog tempat dimana kita untuk bercerita ttg apa yg kita rasa, kita alami, dan ga malu untuk membiarkan orang lain membacanya.

Banyak hal yg gue sukai di blog. Selain siapa tau tulisan kita bisa menginspirasi dan menjadi pusat informasi, blog sangat amat go green, hemat kertas! Ga perlu sebuah buku bercover unyu. Ga perlu sebuah pena yg berisikan tinta.

Mobilisasi membawa banyak perubahan perubahan yg berarti.

Entah mengapa, sewaktu gue membereskan lemari buku, gue menemukan koleksi koleksi lama gue.
Ok.
Dulu gue suka bgt mengkoleksi penghapus.
Dari yg gambar ini, gambar itu, gambar si ini dan juga si itu.
Dari yg wanginya seharum channel no.5
Sampe yg ga berwangi yg otomatis ga harum. #yaiyalaaaaaa!

Gue tertarik sama sebuah penghapus kecil yg lucu.
Dan gue ngetes, nantangin penghapus tersebut untuk ngapus sebuah tulisan di atas kertas yg telah gue sediakan. *ngek

Dan.
Jeng jeng.
Penghapus tersebut masih berfungsi. Masih bisa menghapus. Ih! Waw!
Gue berasa norak. Asli.
Logikanya, yaiyalaaa masih bisa ngapus. Secarrraaa, itu penghapus.

Gue pun mulai mencoba mengaplikasikannya ke diri gue sendiri.
Sebenernya penghapus jenis apa, macam apa yg gue cari untuk menghapus ini loh.
Luka hati ini.

#eaaa #penggalauan

Tapi bener deh. Gue jadi mikir, penghapus apa yg bisa menghapus luka hati ini.
Setelah gue mikir bego, sampe ngurung diri di pojokan kamar, ga mau keluar,
Nyoret nyoret dinding, garuk garuk tembok, sesekali garuk garuk yg lain.
akhirnya gue menemukan bahwa bukan penghapus karet jawabannya.
Tapi ada satu penghapus yg ampuh yaitu penghapus yg terbuat dari waktu.

Luka hati ga akan pernah bisa hilang kawan.
Tapi waktu akan menjadi sel darah putih yg dapat mengeringkan luka.
Dan menjadi penghapus paling ajib di dunia.
Read More

Wednesday, January 11, 2012

1st Project on Youtube.

Ok, ini merupakan proyek youtube pertama.
akhirnya gue baru berasa sah sebagai pengguna youtube.
setelah sekian lama punya account youtube yang gue pake hanya untuk men-subcribe orang - orang, nge-like, atau sekedar kasih comment.
Lagu beruntung yang gue pilih ialah Diva - Selamanya.
Lagu ini pernah jadi Ost. Kambing Jantan.
Enjoy the video :

Read More

Tuesday, January 10, 2012

24hours.

Aktivitas gue memberontak!
Mereka menuntut tubuh jiwa gue untuk tetap berkarya.
24 jam dalam sehari, rasanya sudah sangat kurang dan I need extra time.

Bukannya sok sibuk, semua ini berawal dari patah nya gue.
(gue yakin kalian semua tau apa patah yang gue maksudnya)
Mueheheheheh *ketawa maksa*
tapi banyak yang gue syukurin dari patahnya gue ini.
Setelah gue akhirnya bertemu dengan kesibukan yang melebihi akal sehat, gue yang tadinya miss sibuk dan sok ini berubah menjadi miss super sok sibuk.

Ok, perkenalkan.
Gue ini seorang pekerja, yang efek dari pekerjaannya tidak memungkinkan untuk bisa mengecek bb semenit sekali seperti AGJ - AGJ yang sedang ranum - ranumnya.
Gue ga bisa nyampahin twitter gue dengan segereombol twitt yg rebutan nongol di time line para followers.

Pada beberepa bulan yang lalu, dengan kesibukan yang sesungguhnya cukup mengenyangkan gue, dengan herannya bisa terlihat biasa pasca gue patah *ngeek
Pokoknya gue mau sibuk. More! More! I wanna some more!
TUHAN, AKU MOHON YA TUHAN, BERIKAN HAMBA MU INI KESIBUKAN LEBIH LAGI!! Pinta gue saat itu.
And now, it turns out.
Kesibukan beleberan keluar. TUHAN MAHA MENDENGAR, TRIMSSS YA AULO.

Kesibukan gue saat ini maragam - ragam,
mulai dari yg terdengar keren dan elit sampe terlihat ga penting dan menjijikan.
Ok.
Sekarang gue lagi sibuk - sibuknya melanjutkan misi yg tertunda,
Which is menyelesaikan naskah gue,yg rencana kan gue obral je penerbit - penerbit.
Kesibukan selanutnya, gue lagi sibuk - sibuknya bikin proyek kecil - kecila, yah. Bisnis menengah kebawah yg sedikit ke atas lah, yaitu me-youtube.
Selain hobi nge gosip, ngatain org, kepoin org, dan nyoret - nyoret blog, gue juga suka *uhuk* nyanyi. Yakali gue bisa seberuntung Justin bieber atau greyson. *yakali *ya aulo.

Proses me-youtube inilah yg membuat gue juga agak sibuk.
Kenapa?
Ok. I have to admit this one.
Gue bukan org yg pandai menciptakan, membuat suatu video yg bagus.
Didukung dengan sifat gue yg perfucksionis, sgala sesuatu yg gue buat, gue mau maksimal, gue mau total, gue mau, mau, mau. *ah *apasi
Jadi initnya, karena gue org yg perfucksionis dan gue ga bisa bikin video yg bagus, itulah yg menambah kesibukan gue. Skg gue sibuk mikir, gimana caranya bikin video yang bagus untuk dipost di youtube.

Tiba sampe dititik terendah dalam kesibukan gue, akhirnya gue memutuskan untuk setor muka ke toko buku untuk cari buku, tutorial cara bikin video yg bagus, yg layak untuk di post di youtuve, yg mencerminkan gue banget.

Ok. Fix. Besok. Sesibuk sibuknya gue, gue harus ke toko buku.

Masih banyak kesibukan gue yg lainnya.
Gue juga sedang sibuk - sibuknya melahao seluruh buku - buku.
Mulai dari buku - buku rohani, buku - buku motuvasi sampe buku diary *nahloh.

Pada saat gue menulis blog ini pun gue sedang sibuk.
Gue fix sibuk dengerin lagu - lagu adele yg gue repeat berkali kali sehingga ga abis - abis dan ga selesai - selesai, dari yg tadinya gue nebak - nebak lirik untuk ikutan berdendang, sampe akhirnya gue hafal. NO! Gue hafal bukan krn gue dengerin terus - terusan, karena pada saat gue nebak liriknya dan gue salah, gue emosi, dan gue pun akhirnya menggogle. Jafi skggue juga lagi sibuk, ngeblog, denger lagu adele sambil baca liriknya digoogle.
Sibuk bgt kan? Pastinya!

Sebentar lagi gue juga sudah merencanakan kesibukan gue.
Gue mau sibuk tidur, dan gue mau sibuk mimpi indah.
Ah! 24 jam dalam sehari, sungguh ga bisa nampung kesibukan gue lagi. Sudah dapat dipastikan.

Andai satu hari mempunyai waktu yanglebih dari 24 jam.


Salam sibuk, sibuk salaman.
@MsTjiang
Read More

Monday, January 9, 2012

KITA = ELU DAN GUA

Kata orang kita sama, Katanya tak ada beda.
Katayanya, yaaa.. *hela nafas* kata MEREKA.
Dan ternyata, pada akhirnya kita tak beranggapan seperti mereka.
Sebuah alasan yang cukup kuat dan cukup di luar akal sehat pada akhirnya memisahkan KITA.
Dan, in the end, kata KITA berubah menjadi elu - elu, gua - gua.
Kita terpisah.

Ok! Ini berawal dari keponism gue.
Dari keingintauan gue akan dirinya, yang gue akuin ga mudah gue hentikan.
Sampe akhirnya gue tau, bhawa it's human.
Pada umumnya orang yang baru mengalami seperti apa yang gue alami (well, you know what I meant)
juga melakukan hal yang sama. MENCARI TAU.
Padahal, semakin kita mencari tau semakin kita sakit hati.

Mencari tau adalah tindakan bunuh diri tanpa sadar!
Itu pengertian yang baru gue dapet beberapa saat lalu.

Well, sampe pada akhirnya gue harus menghentikan ini, karena kalo terus berlanjut mungkin gue akan jadi gila. Dan, ketika gue menjadi orang gila, disaat itulah karir fakir cinta gue terhenti.
Which is udah ga ada lagi yang mau jadi pacar gue. siapupun itu.
Dan, gue ga mau hal malang itu menimpa gue.

Ga kebayang juga kalo gue berambut gimbal, acak kadut yang mesti ngelieran di jalan - jalan raya ternama, ataupun nongkrong di lampu - lampu merah, berbaur dengan kalangan banci - banci unyu dan lain sebagainya.
mau taro dimana muka gue?

Olrite! gue mikir kepanjangan dan terlalu menjijikan. *Howeeek*

Beberapa hari lalu, di suatu pagi, suatu tempat.
Gue mendapat kesempatan untuk membunuh diri gue sendiri dengan cara melihat sebuah DP bbm seseorang (yang-tak-boleh-disebut-namanya) tersenyum bahagia.(senyum yang ga pernah gue lupa) ;')
Foto itu menggambarkan betapa bahagianya dia bersama si anu. *Ohook*

Well, itu menandakan He gets into relationship with anu.
Dia (yang-tak-boleh-disebut-namanya) sudah menjalin hubungan kembali bersama orang lain.
It hurts? Yes. Absolutely.

Hujan di Kota Jakarta waktu itu bukan hanya mengguyur jalan raya namun juga mengguyur hati, hingga membasahi pipi gue yang chubby.

Ada rasa tak rela. ya!
Ketidak relaan kita adalah penyebab utama kenapa kita ga bisa pindah, atau bahasa kerennya (Move -On)
Ketika kita merasa nyaman dengan suatu tempat, pastinya kita ga akan mau pindah, walaupun sesungguhnya tempat yang dimana kita merasa nyaman sudah ga layak untuk kita tempati.

Gue adalah orang yang hobi untuk menjajakan kaki dimana saja untuk mencicipi makanan enak, entah makanan kaki lima sampe restoran ternama. Gue juga penggila nasi goreng, nasi goreng adalah makanan ternikmat dan tersederhana yang pernah diciptaakan. Ada langganan gue di sebuah kawasan deket rumah gue, Namanya Nasi Goreng Slamet. Ini yang gue suka dari Nasi Goreng tek - tek, mereka ga ribet ngasih nama, tinggal menambahi nama di belakang nama dagangannya. simple! ga ribet!
Pak Selamet, berjualan di perempatan komplek rumah, tempat jualannya ga gitu bagus. kalo ujan becek, dan yang pasti kalo ujan basah! *yaiyalaaaa*
Dan, kalo malem itu banyak nyamuk - nyamuk genit yang dehidrasi, mereka hobi menggigiti gue yang tidak berdaya ini. Rasa tidak tega gue membawa gue masuk dalam tahap pribinatangan.
Pribinatangan adalah sikap dimana kita tidak tega untuk menyakiti, melukai, ataupun menduai *loh loh* binatang - binatang yg ukurannya ga lebih besar dari upil kita.

Intinya, tempat dimana Pak Slamet jualan, ga gitu layak ditempati.
Tapi gue suka, dan ngrasa nyaman, karena nasi gorengnya enak.
Dan, itu yang buat gue ga rela berpindah ke abang Nasi goreng lainnya.
Tapi coba kita pikir, gimana kalo Pak Selamet menua, dan ga mampu lagi berjualan nasi goreng?
Bagaimana kalo Pak Selamet ga mampu lagi menggoreng, bagaimana? bagaimana Pak Slamet?
Ok! Lebay
Bagaimana kalo Pak Selamet, pulang kampung dan tak kembali seperti janjinya. *ngek!*
Apakah gue ga akan makan nasi goreng lagi seumur hidup gue?
Apakah gue ga akan berusaha mencari tukang nasi goreng lain, yang mungkin rasanya jauh lebih enak?

Well, itu pun gue aplikasikan pada diri gue sendiri dalam menghadapi saat - saat seperti ini.
Sampe akhirnya gue masuk pada titik MERELAKAN.
yang tadinya KITA menjadi Elu - Elu, Gua - Gua.
dan kini, KITA menjadi Elu - Elu, dan Dia - Dia.
Ketika gue belajar untuk merelakan, gue masuk pada tahap penerimaan, dan stop membuka peluang untuk bunuh diri (Baca: Mencari Tau)

And, it turns out!
Buat gue, melihat dia bahagia bersama pilihannya menggoreskan sebuah senyuman di wajah gue yang..
Yes! Chubby! *uhuk*
walaupun juga menggoreskan luka hati. #eaaa *teteup*

Contoh Tweet setelah melihat Dia (yang-tak-boleh-disebut-namanya) bersama si Anu

Salam Move on,
@MsTjiang
Read More
© 2012 Eyeglasses by Ms Tjiang. Powered by Blogger.

© e y e g l a s s e s !, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena